Integrating Dulmuluk Theater into Character Education: A Cultural Approach to Social Transformation in Schools

Nugroho Notosutanto Arhon Dhony, Wadiyo Wadiyo, Nur Sahid, Agus Cahyono

Abstract


This study examines how Dulmuluk theater—a traditional performing art from Palembang, Indonesia—can be integrated into formal education as a medium for character development and social transformation. While recognized as cultural heritage, its pedagogical use in schools remains underexplored. A qualitative hermeneutic phenomenological approach was employed to understand the lived experiences of educators and students involved in Dulmuluk-based learning. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews with 3 teachers and 6 students, documentation review, and audiovisual materials. Thematic analysis was used to interpret the data. Findings revealed that Dulmuluk theater effectively conveys moral values such as honesty, discipline, environmental awareness, respect for parents, social solidarity, and responsibility. These values are internalized through a three-stage process: understanding (exploration of scripts and character analysis), application (performance-based learning and collaboration), and habituation (reflection and behavior reinforcement). Students demonstrated improved moral reasoning, social interaction, and empathy through their engagement with the theater. The integration of Dulmuluk into character education aligns with constructivist and socio-cultural learning theories by fostering experiential, affective, and culturally relevant learning. It serves as a powerful tool for reinforcing local values, enhancing emotional literacy, and supporting inclusive, democratic learning environments. The study recommends formal curriculum integration and teacher training to support this approach.


Keywords


Dulmuluk theater; character education; performing arts; moral values; cultural pedagogy

Full Text:

PDF

References


Abdul Rahman, A. (2018). Teori perkembangan moral dan model pendidikan moral. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(1), 37–44. https://doi.org/10.15575/psy.v3i1.2175

Akhtim, W. (2021). Pendidikan karakter-membentuk pribadi positif dan unggul di sekolah. Sidoarjo, Jawa Timur: Umsida Press.

Apriansyah, Z. D., & Deri, W. (2022). Nilai-nilai pendidikan budi pekerti menurut ki hadjar dewantara dan relevansi dengan kebijakan pendidikan karakter. Peranan Kegiatan Supervisi Dalam Pelayanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Kegiatan Pengajaran Di Sekolah, 1(2), 148–156.

Arifin, M. (1980). Teater sebuah perkenalan dasar. Ende-Flores: Nusa Indah.

Bangun, M. A. (2023). Pendidikan karakter membentuk kepribadian anak. Malang: Cv. Literasi Nusantara Abadi.

Craswell, J. W. (2013). Research design pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Craswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif dan desain riset: memilih diantara lima pendekatan. Yogyakarta: Terjemahan Ahmad Lintang Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dewi, N. S., Kurniati, L., & Fitriyani, D. (2022). Pentingnya pendidikan moral dalam proses pembelajaran pada siswa setelah masa pandemi covid-19. Jurnal Pesona, 8(1), 34–43. https://doi.org/10.52657/jp.v8i1.1647

Diana, I. R., & Nurul, H. (2018). Hubungan antara optimisme dengan daya juang pada remaja yatim dan atau piatu. Jurnal Psikologi Klinis Dan Kesehatan Mental Tahun, Vol. 7, 84–96.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2006). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Jakarta: PT Rineka Cipta.

Handayani, T., MS, Z., & Yudha, C. B. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui program adiwiyata berbasis ekopedagogik. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 13(1), 36–42. https://doi.org/10.17509/eh.v13i1.25735

Hasbullah. (2014). Dialektika Islam dalam budaya lokal: potret budaya melayu. Sosial Budaya: Media Komunikasi Ilmu-Ilmu Sosial Dan Budaya, 11(2), 166–189.

Imam, M. (2021). Pendidikan karakter dan religius dasar pembentukan karakater. Nusa Media: Perpustakaan Nasional.

Inanna. (2018). Peran pendidikan dalam membangun karakter bangsa yang bermoral. JEKPEND: Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 1(1), 27. https://doi.org/10.26858/jekpend.v1i1.5057

Iwan, H. (2020). Konsep Nilai Karakter Islami sebagai Pembentuk Peradaban Manusia. 2507(February), 1–9.

Julianto, A. (2019). Kolaborasi pendidikan nonformal, informal, dan formal dalam pendidikan pemuda di daerah istimewa yogyakarta. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(1), 14–22. https://doi.org/10.21831/diklus.v3i1.24644

Lungu, V., & Munteanu, T. (2025). The place of social and moral values in the high school. 9(1), 87–103.

Miles, M. B., & A. Huberman, M. (2007). Analisis data kualitatif buku sumber tentang metode-metode baru. terjemahan tjepjep rohendi rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Mukhlis, & Hafid. (2020). Pendidikan dan keadilan sosial. Kariman, Volume 08, hlm 148.

Nazmi, M. M., & Pulungan, Y. L. (2024). Peran pendidikan sebagai alat. 8(12), 127–130.

Nurmadiah. (2018). Konsep Dasar Pendidikan Karakter Indonesia. Jurnal Al-Afkar, VI(2), 33–64. Retrieved from http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/23921

Rahmah, M., Puspitasari, W. P., Miftahul, F., Ruslan, A., Artikel, I., & Education, J. (2025). Relevansi pendidikan sebagai wadah transformasi sosial dalam perspektif filosofis. 13(1), 319–321.

Rahman, A., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Ramdani, R., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan DEWANTARA …, 5(3), 9034–9038. Retrieved from https://jurnal.stkippgritrenggalek.ac.id/index.php/dewantara/article/view/102%0Ahttps://jurnal.stkippgritrenggalek.ac.id/index.php/dewantara/article/download/102/66

Ratna, N. K. (2010). Metodologi penelitian: kajian budaya dan ilmu sosial humaniora pada umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rodhiyana, M. (2024). Pendidikan dan perubahan sosial. 6(1), 93–105.

Rokhman, A. N., & Misbah, M. (2023). Strategi pendidikan budi pekerti. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1), 437–440. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4307

Rolando, D. M., & Walidah, A. (2021). Komunikasi Budaya dalam teater dulmuluk perspektif dramaturgi erving goffman. Komunika, 4(1), 33–48. https://doi.org/10.24042/komunika.v4i1.7920

Sahroh, A., & Rizkiyah, N. N. (2021). Nilai kejujuran dalam pendidikan karakter : Studi Hadis Bukhari No. 5629. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(2), 335–366. https://doi.org/10.14421/njpi.2021.v1i2-6

Sinulingga, S. P. (2016). Teori pendidikan moral menurut emile durkheim relevansinya bagi pendidikan moral anak di indonesia. Jurnal Filsafat, 26(2), 214. https://doi.org/10.22146/jf.12784

Sobon, K. (2018). Etika tanggung jawab emmanuel levinas. Jurnal Filsafat, 28(1), 47. https://doi.org/10.22146/jf.31281

Sudirman, Rosramadhana, Aricindy, A., & Rizaldi, A. (2020). Keberdayaan perempuan (suatu pendekatan dalam kajian pendidikan masyarakat). Serang, Banten: CV. AA. RIZKY.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan r&d. Bandung: Banfung: Alfabeta.

Sumaryanto. F. T. (2007). Pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian pendidikan seni. Semarang: Semarang: UNNES Press.

Suparno, P. (2002). Pendidikan budi pekerti di sekolah suatu tinjauan umum. Yogyakarta: Kanisius.

Suriaman, Suwanda, D., Nugriansah, T. H., & Insani, N. N. (2024). Analisis perkembangan dan dinamika pendidikan karakter dan budaya bangsa indonesia. Pendidikan Karakter Dan Budaya Bangsa: Konsep Dan Implementasi Di Indonesia, 15, 31.

Susilawati, S. (2020). Pembelajaran moral dan desain pembelajaran moral. Yogyakarta: Yogyakarta: Pustaka Egaliter.

Umar, T., & Sulo, L. (2008). Pengantar pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Wijaya, A. A., Sariyatun, S., & Ediyono, S. (2021). Pementasan teater dulmuluk dalam upaya penguatan pendidikan karakter di lingkungan perguruan tinggi. Science, Engineering, Education, and Development Studies (SEEDS): Conference Series, 6(1), 7–12. https://doi.org/10.20961/seeds.v6i1.72386

Wulandari, I., N, S., & Asril. (2025). The shifting function of abdul muluk’s traditional theater : folk performance to an exclusive. 11(02), 215–233.

Zuriah, N. (2007). Pendidikan moral & budi pekerti dalam perspektif perubahan. In Bumi Aksara. Jakarta: Bumi Aksara. Retrieved from https://books.google.co.id/books/about/Pendidikan_moral_budi_pekerti_dalam_pers.html?id=MGw7MwEACAAJ&redir_esc=y




DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.7950

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Nugroho Notosutanto Arhon Dhony

Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

    

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.