Religious Education Based Of Local Wisdom “Satu Tungku Tiga Batu” In Fak-Fak Community West Papua
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A.S. Hikam, M. (2015). Pendidikan Multikultural dalam Rangka Memperkuat Kewaspadaan Nasional Menghadapi Ancaman Radikalisme Di Indonesia. Global Jurnal Politik Internasional, 17(1), 1–17.
Abdurrohman, A., & Syamsiar, H. (2017). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Model Keberagamaan Inklusif untuk Mencegah Radikalisme Beragama Dikalangan Siswa SMA. Fenomena, 9(1), 105–122. https://doi.org/10.21093/fj.v9i1.789
Ampat, B. Ka. R. (2019). Distrik Misool Selatan dalam Angka 2019.
Arifin, S. (2016). Islamic religious education and radicalism in Indonesia : strategy of de-radicalization through strengthening the living values. 6(1), 93–126. https://doi.org/10.18326/ijims.v6i1.93-126
Asmau Imam Abdul Kabir. (2013). The Qur’ānic Approach to the Inculcation of Moral Values: Patterns for Teacher Education. In Quranica, International Journal of Quranic Research (Vol. 5, Issue 2, pp. 15–32).
Barnawi, & Darojat, J. (2018). Penelitian Fenomenologi Pendidikan Teori dan Praktik (N. Hidayah (ed.)). Ar-Ruzz Media.
D. Hendropuspito. (1999). Sosiologi Agama. Kanisius.
Fak, B. P. S. K., & Fak. (2020). Kabupaten FakFak dalam Angka, Fakfak Regency in Figures.
Fitriani, L. (2015). Pendidikan Peace Building Di Pesantren: Sebuah Upaya Mencegah Radikalisasi. Ulul Albab Jurnal Studi Islam, 16(1), 117–130. https://doi.org/10.18860/ua.v16i1.3011
H.A.R. Tilaar. (2007). MengIndonesia Etnisitas dan Identitas Bangsa Indonesia. Rineka Cipta.
Lefaan, D. I., & Lalapary, H. L. (1950). Jati Diri Perempuan Asli Fakfak. Pustaka Pelajar.
Mustakim, M. (2019). School and Pesantren: Study of Institutional Transformation of Islamic Education in Pesantren-based Schools (SBP) Ibnu Abbas Klaten Indonesia. https://doi.org/10.2991/iccd-19.2019.90
Mustakim, M., Miahara, N., & Nurmaida, D. K. (2021). Learning in Madrasah based Pesantren during the Covid-19 Pandemic. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 13(December). https://www.journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/949
Muzammil, S. A. D. (2015). Upaya Pencegahan Radikalisme Agamadan Ajarpada Mata Kuliah English for Islamic Studies. At-Turats, 9(1), 23–33.
Nadlir, M. (2016). Urgensi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(2), 299. https://doi.org/10.15642/jpai.2014.2.2.299-330
Olim. A. (2007). Teori Antropologi Pendidikan, Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Pedagogiana.
Onim, J. F. (2006). Islam dan Kristen di Tanah Papua. Jurnal Info Media.
Pandie, D. A. (2018). Konsep ” Satu Tungku Tiga Batu ” Sosio-Kultural Fakfak Sebagai Antarumat Beragama Daud Alfons Pandie Dosen Program Pascasarjana STT Reformed Injili Internasional. Sociietas Dei, 5(1), 49–69.
Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah. Jurnal Edukasi Sumba, 01(02), 128–135.
Pour, S. T. (2015). The Quranic Education. 2, 499–502.
Rahayu, D., Suyitno, & Rohmadi, M. (2018). The Education Values of Susuk Wangan Tradition For Character Forming in The Milenial Era. El Harakah, 20(2), 215–232.
Ruslan, I. (2017). Islam Dan Radikalisme: Upaya Antisipasi dan Penanggulangannya. Kalam, 9(2), 215–232. https://doi.org/10.24042/klm.v9i2.329
Salim, N., Suryanto, S., & Widodo, A. (2018). Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme Melalui Pendidikan Multikulturalisme pada Siswa MAN Kediri I. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 2(1), 99–107. https://doi.org/10.29407/ja.v2i1.11988
Sudarmiani. (2013). Membangun Karakter Anak dengan Budaya Kearifan Lokal dalam Proses Pembelajaran di Sekolah. Equilibrium, 1(1), 54–72.
Sukardi, I. (2016). Character Education Based on Religious Values: an Islamic Perspective. Ta’dib. https://doi.org/10.19109/td.v21i1.744
Susanto, N. H. (2018). Menangkal Radikalisme Atas Nama Agama Melalui Pendidikan Islam Substantif. Nadwa, 12(1), 65–88. https://doi.org/10.21580/nw.2018.12.1.2151
Syamsul Arifin, Wahyudi, M., & Mustakim, M. (2021). Political Leadership Among Religious Minorities. Al-Ulum, 21(1), 1–26. https://doi.org/10.30603/au.v21i1.1838
Wagiran. (2012). Pengembangan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Hamemayu Hayuning Bawana (Identifikasi Nilai-nilai Karakter Berbasis Budaya). Jurnal Pendidikan Karakter, 3, 120801. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i3.1249
DOI: https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.2267
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Indria Nur
Al-Ishlah Jurnal Pendidikan Abstracted/Indexed by:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


.png)
.png)




